Pic : Kemasan Mica Soft Lipcream No 20
Awalnya tertarik beli ini gegara lihat vlognya
seorang beauty vlogger yang sedang memberikan tutorial dengan satu brand yaitu
Mica. Dalam video tersebut dia berkomentar positif tentang produk soft lipcream
dari Mica. Alhasil gue langsung ke pincut dan cuss deh gue beli produk itu.
Awalnya aku bingung mau pilih nomor berapa. Gue mau cap cip cup tapi takut
nanti menyesal kemudian. Gue minta rekomendasi dari mbak penjaga storenya kan.
Dia rekomendasikan nomor 19 dan 20. Katanya itu yang lagi laris – larisnya.
Sebenarnya ketika membandingkan kedua warna tersebut aku sedikit lebih condong
ke nomor 19. Soalnya warna bagus nude agak merah kecoklatan gitu. Pasti bagus
deh dibibir gue yang tebal ini. Tapi gue pengen warna nude banget. Soalnya gue
belum punya. Alhasil gue pilih warna nomor 20 yaitu Honey Nude.
Karena penasaran gue langsung cobain kan pas sampai
di rumah. Waktu itu ada temanku yang sedang main ke rumah. Dia ikut – ikutan
nyobain. Dia bilang bagus soalnya gak menimbulkan cracky. Tapi sayang warnanya
kurang cocok buat dia. Gue belum nyobain waktu itu. Gue mulai panik kan. Aduh
dia yang putih aja kurang cocok sama warna itu, apalagi gue yang item. Akhirnya
gue nyobain sendiri kan, dan gue ambil cermin. Gue menyugesti diri dan
menegarkan hati kalau warna itu cocok buat gue. Warna itu sesuai banget buat
kulit gue.
Sejauh itu, gue percaya diri memakai lipcream itu ke
luar rumah. Tapi pada suatu hari gue menemukan diri gue dikaca spion motor.
“kok gue kayak orang sakit kanker ya?” warna bibir sama warna kulit wajah gak
matching banget. Akhirnya selama beberapa saat lipcream itu tidak gue pakai.
Padahal sayang banget. Lipcreamnya bagus dari segi tekstur dan pigmented.
Ditambah lipcream itu cukup longlasting. Sayang aja warnanya gak cocok sama
kulit muka gue.
Lalu akal yang sebelumnya belum pernah gue pakai
*abaikan*, mulai berpikir keras. Sayang bangetkan lipcream yang harganya 58.000
harus sia – sia tidak terpakai. Muncul ide brilian yang menggemparkan dunia
(bahasa alay bermunculan), karena gue punya lipstick yang warnanya merah
drakula gitu dan jarang gue pakai maka gue kombinasikan tuh dua pemulas bibir
itu. Gue aplikasikan di bibir dan gue buat semacam ombre style. Alhasil,
memuaskan banget. Teman – teman gue pada bilang, “ih, bibir kamu warnanya bagus
banget. Kelihatan seger dan jadi tambah cantik!” Terus gue jadi tersipu malu.
Ealah, eksperimen gue sukses bray. Alhasil lipcream Mica itu gue pakai lagi
sambil gue kombinasiin dengan lipstick merek lain yang warna merah drakula.
Ok, ceritanya cukup. Dari tadi belum sampai pada
inti reviewnya. Saya membeli produk ini sekitar 3 bulan lalu dengan harga
58.000 Rupiah.
Pic : Tekstrur lipcream
Kelebihan
·
Creamy-nya pas
(tidak terlalu kental dan tidak terlalu cair)
·
Pigmented
·
Gak cracky
·
Longlasting
·
Harga terjangkau
Kekurangan
·
Kemasan kurang
menarik
·
Kalau
diaplikasikan rada terlalu tebal gitu si, berasanya di bibir kurang enak aja
(jadi aku aplikasiin dioles tipis – tipis aja)
Rekomendasi
Beli lagi tapi mau coba warna nomor 19

